WHAT EVER YOU DECIDE TO DO,MAKE SURE IT MAKES YOU HAPPY

Sunday, June 19, 2016

TUGAS KESEHATAN MENTAL : ANALISIS KASUS



Nama : Chairunisa
Kelas  : 2PA13
NPM  : 12514316


  •   Contoh kasus yang ada di Indonesia

Akhirnya teka-teki kasus Marshanda yang belakangan mengundang kontroversi terjawab sudah.Ternyata, Marshanda mengaku dirinya mengidap penyakit bipolar disorder Pengakuan itu, disampaikan Chacha, saat tampil dalam sebuah bincang-bincang di acara talkshow di salah satu televisi swasta.Malam itu, dalam wawancara tersebut, Chacha terlihat sangat segar. Ia pun mengaku dirinya merasa lebih baik saat ini. Setelah berbincang-bincang, banyak fakta baru yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat.

Saat melakukan wawancara, Marshanda mengatakan dirinya mengidap penyakit Bipolar Disorder II."Menurut dr Richard yang selama ini menangani aku memang aku mengidap Bipolar Disorder II," ucapnya.Mendengar penyakit yang diidapnya, Chacha mengaku kaget. Padahal saat itu, dirinya belum mengetahui apa sebenarnya arti dari penyakit yang diidapnya."Aku belum tahu ya saat itu Bipolar itu apa. Tapi yang jelas saat itu aku sangat kaget sekali dan hanya bisa diam saat itu," Bipolar Disorder IIdiketahuinya saat 2009 lalu. Setelah menjalankan dua kali pemeriksaan oleh dr Richard, Chacha langsung dinyatakan memiliki penyakit tersebut dan menjalani opname.

Sementara itu, Chacha juga kembali mengunggah video youtube terkait penjemputan paksa dirinya ke RS yang diduga oleh sang mama.Dalam video berjudul the unspoken part2  itu, Chacha mengatakan siang hari sebelum penjemputan dirinya sempat dihalang-halangi keluar dari apartemennya oleh pihak kepolisian.Dia mengatakan saat itu dia berniat keluar dari apartemen dengan mobil Aphardnya.Namun, saat hendak keluar dari basement, muncul seorang pria yang mengaku dari pihak kepolisian Tebet yang menghalanginya keluar.“Saat mau keluar dari basement ada bapak-bapak ngetok kaca mobil dan bilang siapa yang ngizinin mobil ini keluar dari sini? “ ujar Chacha.

Kemudian, katanya, Chacha sempat turun dan menanyakan alasan pria tersebut menghalanginya.Dijelaskannya, jika pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat bernama Yanto, yang menurut Chacha adalah kakak dari mamanya.Laporan tersebut, terkait penyelidikan lokasi mobil Alphard Chacha.Dengan alasan tersebut, katanya, kepolisian menghalangi nya.


  •   Analisis kasus

Bipolar disorder adalah suatu gangguan mood dimana para penderita nya mengalami pola-pola secara episodic. Seseorang yang mengidap Bipolar Disorder biasanya sering merasa euphoria berlebihan (mania) dan mengalami depresi yang sangat berat. Periode mania dan depresi ini bisa berganti dalam hitungan jam, minggu maupun bulan. Ini semua tergantung masing-masing pengidap. Mood atau keadaan emosi internal merupakan penyebab utama dari gangguan ini.

Ini cocok dengan kasus marshanda yang pertama beberapa tahun silam, dimana “ M” yang dkenal publik sebagai aktris lugu dan ceria, tiba – tiba mengunduh video bernyanyi – nyanyi ria dan ber – eupphoria berlebihan. Namun beberapa menitkemudian dia menangis menceritakan bagaimana dia diwaktu kecil yang sering dibully oleh teman – temannya.

Bipolar disorder sering dialami oleh remaja yang beranjak dewasa atau dewasa muda setidaknya setengah dari kasus dimulai sebelum umur 25 tahun.beberapa orang memiliki gejala - gejalanya bahkan sejak kanak - kanak, sementara beberapa orang sisanya mengalami gejala - gejalanya lebih lama.

Untuk aktris “ M “ gejalanya sudah timbul sejak usia 20 tahun, namun ini dikarenakan trauma yang sudah dia dapatkan dan dia sembunyikan dari dia di bangku SD. Kemudian kejadian video kedua beberapa tahun kemudian yaitu pada tahun 2014, disini terlihat bahwa dia masih mengalami gejala yang cukup lama

Menurut DSM, ada empat tipe-tipe dasar dari penyakit bipolar:
·         Penyakit Bipolar I terutama ditentukan oleh episode-episode manic atau campuran yang berlangsung paling sedikit tujuh hari, atau oleh gejala-gejala manic yang begitu parah sehingga orang itu perlu segera perawatan rumah sakit. Biasanya, orang itu juga mempunyai episode-episode depresi, secara khas berlangsung paling sedikit dua minggu. Gejala-gejala dari mania atau depresi harus menjadi perubahan utama dari kelakuan normal seseorang
·         Penyakit Bipolar II Hypomanic , ditentukan oleh pola dari episode-episode depresi namun bukan sepenuhnya episode-episode manic atau campuran.
·         Bipolar Disorder Not Otherwise Specified (BP-NOS) didiagnosa ketika seseorang mempunyai gejala-gejala dari penyakit yang tidak memenuhi kriteria diagnostik untuk salah satu dari bipolar I atau II. Gejala-gejala mungkin tidak berlangsung cukup lama, atau orang itu mungkin mempunyai terlalu sedikit gejala-gejala, untuk didiagnosa dengan bipolar I atau II. Bagaimanapun, gejala-gejala adalah dengan jelas keluar dari batasan kelakuan normal seseorang.
·         Penyakit Cyclothymic, atau Cyclothymia, adalah bentuk ringan dari penyakit bipolar. Orang-orang yang mempunyai cyclothymia mempunyai episode-episode dari hypomania dengan depresi ringan untuk paling sedikit dua tahun. Bagaimanapun, gejala-gejala tidak memenuhi kebutuhan-kebutuhan diagnostik untuk tipe lain apa saja dari penyakit bipolar.
Tidak heran ketika kita menyaksikan berbagai macam ekspresi yang ditunjukan oleh Marshanda, karena itu merupakan refleksi dari pola-pola episodic depresi yang dialami oleh Marshanda. Ketika masa-masa sulit pada episode ini terlewati, penderita akan kembali ke kehidupan normalnya. Para penderita Bipolar seperti Marshanda tidak hanya membutuhkan obat-obatan dan pengobatan intensif, namun juga dukungan moral dari keluarga.



  • Pemikiran dan Pemahaman terkait dengan kesadaran akan Kesehatan Mental pada masyarakat Indonesia


Negara indonesia  terdiri dari berbagai macam SARA, yang dihuni oleh jutaan manusia dan tersebar di seluruh pulau pertiwi. Dikelilingi oleh berbagai macam SDA yang subur dan makmur. Diwarnai dengan 2 musim yang semakin memperkaya SDA yang ada.

Namun tidak menutupi berbagai msalah yang ada di Indonesia, baik itu masalah politik , ekonomi, sosial maupun budaya. Masyarakat cenderung hanya memikirkan berbagai masalah tersebut namun melupakan masalah yang ada pada jiwa dan mental mereka sendiri.

Indonesia masih negara yang buta akan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental. Memang,kesehatan mental tidak seperti penyakit lain yang bisa dinilai dan dilihat dari luarnya saja. Tapi justru karena inilah kesehatan mental lebih memprihatinkan. Kenapa?
Karena untuk mengetahui jenis kesehatan mental itu sendiri harus memakan waktu yang lama , apalagi untuk pengobatannya. Masyarakat yang sudah didiagnosis mengidap penyait mental tidak akan bisa 100% menjadi nornal lagi.

Untuk memperkaya Indonesia dibutuhkan SDM yang baik dan berkualitas, tapi justru SDM nya sendri tidak diperhatikan dan ditelantarkan begitu saja. Banyak masyarakat yang mengidap penyakit mental karena kerasnya persaingan yang ada.

Dalam segi pengobatan pun, sebagian masyarakat lebih suka mengurung sanak keluarga mereka yang sakit di gudang dan memberi rantai agar tidak keluar rumah, daripada membawa nya ke rumah sakit karena malu ataupun karena faktor ekonomi. Berbeda dengan negara maju, disana pasien mental diperlakukan seperti manusia lainnya, diberikan asrama dan dibimbing oleh perawat yang sudah mahir sampai kelak si pasien sudah cukup mampu untuk dilepaskan ke dunia luar.


  •   Saran

Sebaiknya pemerintah ataupun bagian klinis jiwa profesional lebih baik melakukan sosialisasi tentang kesehatan mental di daerah – daerah terpencil. Kemudian memaksimalkan pengobatan yang ada , tidak hanya terikat dengan kondisi ekonomi yang meyebabkan si pasien harus berhenti di tengah jalan.

Faktor keluarga pun harus memotivasi bukan menyembunyikan sanak keluarga nya, karena itu hanya akan memperburuk keadaan si pasien yang ada. Ingat , pasien mental juga merupakan manusia, dan itu bukan keinginan mereka untuk dilahiran dengan kondisi seperti itu.

Kesehatan mental yang baik akan menciptakan SDM yang sehat dan berkualitas.