Nama : Chairunisa
Kelas : 2PA13
NPM : 12514316
- Contoh kasus yang ada di Indonesia
Akhirnya
teka-teki kasus Marshanda yang belakangan mengundang kontroversi terjawab
sudah.Ternyata, Marshanda mengaku dirinya mengidap penyakit bipolar disorder Pengakuan
itu, disampaikan Chacha, saat tampil dalam sebuah bincang-bincang di acara
talkshow di salah satu televisi swasta.Malam itu, dalam wawancara tersebut,
Chacha terlihat sangat segar. Ia pun mengaku dirinya merasa lebih baik saat
ini. Setelah berbincang-bincang, banyak fakta baru yang selama ini menjadi
pertanyaan masyarakat.
Saat melakukan
wawancara, Marshanda mengatakan dirinya mengidap penyakit Bipolar Disorder
II."Menurut dr Richard yang selama ini menangani aku memang aku mengidap
Bipolar Disorder II," ucapnya.Mendengar penyakit yang diidapnya, Chacha
mengaku kaget. Padahal saat itu, dirinya belum mengetahui apa sebenarnya arti
dari penyakit yang diidapnya."Aku belum tahu ya saat itu Bipolar itu apa.
Tapi yang jelas saat itu aku sangat kaget sekali dan hanya bisa diam saat
itu," Bipolar Disorder IIdiketahuinya saat 2009 lalu. Setelah menjalankan
dua kali pemeriksaan oleh dr Richard, Chacha langsung dinyatakan memiliki
penyakit tersebut dan menjalani opname.
Sementara itu,
Chacha juga kembali mengunggah video youtube terkait penjemputan paksa dirinya
ke RS yang diduga oleh sang mama.Dalam video berjudul the unspoken part2 itu, Chacha mengatakan siang hari sebelum
penjemputan dirinya sempat dihalang-halangi keluar dari apartemennya oleh pihak
kepolisian.Dia mengatakan saat itu dia berniat keluar dari apartemen dengan
mobil Aphardnya.Namun, saat hendak keluar dari basement, muncul seorang pria
yang mengaku dari pihak kepolisian Tebet yang menghalanginya keluar.“Saat mau
keluar dari basement ada bapak-bapak ngetok kaca mobil dan bilang siapa yang
ngizinin mobil ini keluar dari sini? “ ujar Chacha.
Kemudian,
katanya, Chacha sempat turun dan menanyakan alasan pria tersebut
menghalanginya.Dijelaskannya, jika pihak kepolisian mendapatkan laporan dari
masyarakat bernama Yanto, yang menurut Chacha adalah kakak dari mamanya.Laporan
tersebut, terkait penyelidikan lokasi mobil Alphard Chacha.Dengan alasan
tersebut, katanya, kepolisian menghalangi nya.
- Analisis kasus
Bipolar disorder
adalah suatu gangguan mood dimana para penderita nya mengalami pola-pola secara
episodic. Seseorang yang mengidap Bipolar Disorder biasanya sering merasa euphoria
berlebihan (mania) dan mengalami depresi yang sangat berat. Periode mania dan
depresi ini bisa berganti dalam hitungan jam, minggu maupun bulan. Ini semua
tergantung masing-masing pengidap. Mood atau keadaan emosi internal merupakan
penyebab utama dari gangguan ini.
Ini cocok dengan
kasus marshanda yang pertama beberapa tahun silam, dimana “ M” yang dkenal
publik sebagai aktris lugu dan ceria, tiba – tiba mengunduh video bernyanyi –
nyanyi ria dan ber – eupphoria berlebihan. Namun beberapa menitkemudian dia
menangis menceritakan bagaimana dia diwaktu kecil yang sering dibully oleh
teman – temannya.
Bipolar disorder sering dialami oleh
remaja yang beranjak dewasa atau dewasa muda setidaknya setengah dari kasus
dimulai sebelum umur 25 tahun.beberapa orang memiliki gejala - gejalanya bahkan
sejak kanak - kanak, sementara beberapa orang sisanya mengalami gejala -
gejalanya lebih lama.
Untuk aktris “ M
“ gejalanya sudah timbul sejak usia 20 tahun, namun ini dikarenakan trauma yang
sudah dia dapatkan dan dia sembunyikan dari dia di bangku SD. Kemudian kejadian
video kedua beberapa tahun kemudian yaitu pada tahun 2014, disini terlihat
bahwa dia masih mengalami gejala yang cukup lama
Menurut
DSM, ada empat tipe-tipe dasar dari penyakit bipolar:
·
Penyakit
Bipolar I terutama ditentukan oleh episode-episode manic atau campuran yang
berlangsung paling sedikit tujuh hari, atau oleh gejala-gejala manic yang
begitu parah sehingga orang itu perlu segera perawatan rumah sakit. Biasanya,
orang itu juga mempunyai episode-episode depresi, secara khas berlangsung
paling sedikit dua minggu. Gejala-gejala dari mania atau depresi harus menjadi
perubahan utama dari kelakuan normal seseorang
·
Penyakit
Bipolar II Hypomanic , ditentukan oleh pola dari episode-episode depresi namun
bukan sepenuhnya episode-episode manic atau campuran.
·
Bipolar Disorder Not Otherwise Specified (BP-NOS) didiagnosa ketika seseorang mempunyai
gejala-gejala dari penyakit yang tidak memenuhi kriteria diagnostik untuk salah
satu dari bipolar I atau II. Gejala-gejala mungkin tidak berlangsung cukup
lama, atau orang itu mungkin mempunyai terlalu sedikit gejala-gejala, untuk
didiagnosa dengan bipolar I atau II. Bagaimanapun, gejala-gejala adalah dengan
jelas keluar dari batasan kelakuan normal seseorang.
·
Penyakit
Cyclothymic, atau Cyclothymia, adalah bentuk ringan dari penyakit
bipolar. Orang-orang yang mempunyai cyclothymia mempunyai episode-episode dari
hypomania dengan depresi ringan untuk paling sedikit dua tahun. Bagaimanapun,
gejala-gejala tidak memenuhi kebutuhan-kebutuhan diagnostik untuk tipe lain apa
saja dari penyakit bipolar.
Tidak heran
ketika kita menyaksikan berbagai macam ekspresi yang ditunjukan oleh Marshanda,
karena itu merupakan refleksi dari pola-pola episodic depresi yang dialami oleh
Marshanda. Ketika masa-masa sulit pada episode ini terlewati, penderita akan
kembali ke kehidupan normalnya. Para penderita Bipolar seperti Marshanda tidak
hanya membutuhkan obat-obatan dan pengobatan intensif, namun juga dukungan
moral dari keluarga.
- Pemikiran dan Pemahaman terkait dengan kesadaran akan Kesehatan Mental pada masyarakat Indonesia
Negara indonesia
terdiri dari berbagai macam SARA, yang
dihuni oleh jutaan manusia dan tersebar di seluruh pulau pertiwi. Dikelilingi oleh
berbagai macam SDA yang subur dan makmur. Diwarnai dengan 2 musim yang semakin
memperkaya SDA yang ada.
Namun tidak
menutupi berbagai msalah yang ada di Indonesia, baik itu masalah politik ,
ekonomi, sosial maupun budaya. Masyarakat cenderung hanya memikirkan berbagai
masalah tersebut namun melupakan masalah yang ada pada jiwa dan mental mereka
sendiri.
Indonesia masih
negara yang buta akan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental. Memang,kesehatan
mental tidak seperti penyakit lain yang bisa dinilai dan dilihat dari luarnya
saja. Tapi justru karena inilah kesehatan mental lebih memprihatinkan. Kenapa?
Karena untuk
mengetahui jenis kesehatan mental itu sendiri harus memakan waktu yang lama ,
apalagi untuk pengobatannya. Masyarakat yang sudah didiagnosis mengidap penyait
mental tidak akan bisa 100% menjadi nornal lagi.
Untuk memperkaya
Indonesia dibutuhkan SDM yang baik dan berkualitas, tapi justru SDM nya sendri
tidak diperhatikan dan ditelantarkan begitu saja. Banyak masyarakat yang
mengidap penyakit mental karena kerasnya persaingan yang ada.
Dalam segi
pengobatan pun, sebagian masyarakat lebih suka mengurung sanak keluarga mereka
yang sakit di gudang dan memberi rantai agar tidak keluar rumah, daripada
membawa nya ke rumah sakit karena malu ataupun karena faktor ekonomi. Berbeda dengan
negara maju, disana pasien mental diperlakukan seperti manusia lainnya,
diberikan asrama dan dibimbing oleh perawat yang sudah mahir sampai kelak si
pasien sudah cukup mampu untuk dilepaskan ke dunia luar.
- Saran
Sebaiknya pemerintah ataupun bagian klinis
jiwa profesional lebih baik melakukan sosialisasi tentang kesehatan mental di
daerah – daerah terpencil. Kemudian memaksimalkan pengobatan yang ada , tidak
hanya terikat dengan kondisi ekonomi yang meyebabkan si pasien harus berhenti
di tengah jalan.
Faktor keluarga pun harus memotivasi bukan
menyembunyikan sanak keluarga nya, karena itu hanya akan memperburuk keadaan si
pasien yang ada. Ingat , pasien mental juga merupakan manusia, dan itu bukan
keinginan mereka untuk dilahiran dengan kondisi seperti itu.
Kesehatan mental yang baik akan menciptakan
SDM yang sehat dan berkualitas.
No comments:
Post a Comment