WHAT EVER YOU DECIDE TO DO,MAKE SURE IT MAKES YOU HAPPY

Sunday, December 18, 2016

Tugas Softskill Psikologi Management "KEPEMIMPINAN"


PENGERTIAN KEPEMIMPINAN

DuBrin (2005:3) mengemukakan bahwa kepemimpinan itu adalah upaya mempengaruhi banyak orang melalui komunikasi untuk mencapai tujuan, cara mempengaruhi orang dengan petunjuk atau perintah, tindakan yang menyebabkan orang lain bertindak atau merespons dan menimbulkan perubahan positif, kekuatan dinamis penting yang memotivasi dan mengkoordinasikan organisasi dalam rangka mencapai tujuan, kemampuan untuk menciptakan rasa percaya diri dan dukungan diantara bawahan agar tujuan organisasional dapat tercapai.

Siagian (2002:62) mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain (para bawahannya) sedemikian rupa sehingga orang lain itu mau melakukan kehendak pemimpin meskipun secara pribadi hal itu mungkin tidak disenanginya. Nimran (2004:64) mengemukakan bahwa kepemimpinan atau leadership adalah merupakan suatu proses mempengaruhi perilaku orang lain agar berperilaku seperti yang akan dikehendaki. Robbins (1996:39) mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah sebagai kemampuan untuk memepengaruhi suatu kelompok kearah tercapainya tujuan

Mintzberg dalam Luthans (2002) dan Sutiadi (2003:4) mengemukakan bahwa peran kepemimpinan dalam organisasi adalah sebagai pengatur visi, motivator, penganalis, dan penguasaan pekerjaan. Yasin (2001:6) mengemukakan bahwa keberhasilan kegiatan usaha pengembangan organisasi, sebagian besar ditentukan oleh kualitas kepemimpinan atau pengelolanya dan komitmen pimpinan puncak organisasi untuk investasi energi yang diperlukan maupun usaha-usaha pribadi pimpinan

Anoraga et al. (1995) dalam Tika (2006:64) mengemukakan bahwa ada sembilan peranan kepemimpinan seorang dalam organisasi yaitu pemimpin sebagai perencana, pemimpin sebagai pembuat kebijakan, pemimpin sebagai ahli, pemimpin sebagai pelaksana, pemimpin sebagai pengendali, pemimpin sebagai pemberi hadiah atau hukuman, pemimpin sebagai teladan dan lambang atau simbol, pemimpin sebagai tempat menimpakan segala kesalahan, dan pemimpin sebagai pengganti peran anggota lain.


Berdasarkan pengertian dari beberapa tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa kepempinan merupakan suatu kemampuan yang mampu mengarahkan, memotivasi dan mengkoordinasikan seseorang ataupun kelompok untuk mencapai tujuan organisasi. Kualitas kepemimpinan berpengaruh besar terhadap kemajuan organisasi, tergantung kepada bagaimana cara dia mengarahkan dan menyatukan pendapat bawahannya. 

JENIS-JENIS KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan menurut Mifta Thoha (2010:49) dapat dilihat berdasarkan gaya yang digunakan oleh pemimpin dalam bersikap dan bertindak. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan oleh seseirang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain untuk berperilaku sesuai dengan keinginan sang pemimpin. Adapun penjelasan dari masing-masing gaya kepemimpinan adalah sebagai berikut:
  •   Charismatic Leadership

Max Weber (dalam Yuki, 2010:261) menggambarkan sebagai sebuah bentuk kepemimpinan yang dibangun berdasarkan tradisi atau otoritas formal melainkan pada persepsi follower bahwa leader memiliki kualitas tertentu, kualitas yang dimaksud dapat nerupa kekuatan luarbiasa pada visinya, kepercayaan diri yang tinggi dan memiliki ekspektasi yang tinggi kepada para pengikutnya. Karisma seorang pemimpin akan muncul apabila terjadi suatu krisi sosial.
  •  Transforming/transformational Leadership

Teori gagasan dari McGregor Burns yang menyatakan bahwa transformational Leadership merupakan kepemimpinan yang menarik kepada nilai-nilai moral pegikutnya dalam upaya untuk meningkatkan kesadarajn mengenai isu-isu etik untuk memobilisasi energi serta sumber daya sehingga dapat digunakan untuk mereformasi institusi
  •  Transactional Leadership

Merupakan kepemimpinan yang memotivasi pengikitnya dengan menarik self-interest serta melibatkan proses pertukaran atau transaksi antara pemimpin dan pengikut. Terjadi ketika pemimpin dan pengikutnya berada di hubungan pertukaran untuk mempertemukan kebutuhan masing-masing, pertukarannya daat berupa ekonomi, politik, psikologi

TEORI X dan Y dari Douglas McGregor

Teori X dan Y adalah teori motivasi manusia diciptakan dan dikembangkan oleh Douglas McGregor di Sloan Scholl of Management MIT pada tahun 1960 yang telah digunakan dalam managemen sumber daya manusai, perilaku organisasi, komunjikasi organisasi dan pengembangan organisasi.
Teori perilaku adalah teori yang menjelaskan bahwa suatu perilaku tertentu dapat membedakan pemimpin dan bukan pemimpin pada orang-orang.

Konsep teori X dan Y dikemukakan dlam buku The Human Side Enterprise dimana para manager atau pemimpin organisasi perusahaan meiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai atau karyawan yaitu teori x auat teori y. teori ini didasarkan pada asumsi-asumsi bahwa manusia secara jelas dan tegas dapat dibedakan atas manusia penganut teori X dan mana yang menganur teori Y. berikut ini merupakan penjelasan mengenai teori X dan Y.

Teori ini mengemukakan startegi kepemimpinan efektif dengan menggunakan konsep managemen partisipasi. Konsep terkenal dengan menggunakan asumsi-asumsi sifat dasar manusia. pemimpin yang menyukai teori X cenderung menyukai gaya kepemimpinan otoriter dan sebaliknya,seorang pemimpin yang menyukai teori Y lebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe teori X adalah karyawan dengan sifat yang tidak akan bekerja tanoa oerintah, sebaliknya karyawan yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau oengawasan dari atasannya. Tipe Y ini adalah tioe yang sudah menyadari tugas dan tanggung jawab pekerjaannya.





Daftar pustaka